17-20 Juli 2001 - Pelatihan untuk Para Fasilitator di Jayapura, Irian Jaya, sebagai bagian dari Promosi Rekonsiliasi Dalam Rangka Proses Demokrasi dan Pemberdayaan HAM di Tanah Papua oleh Forum Nasional Kepedulian HAM di Papua. Hanya diundang.
18-20 Agustus 2000 di Bandungan, Jawa. Menfasilitasi pada Temu Raya
Sinode Gereja Injili Tanah Jawa. Memimpin pertemuan rekonsiliasi untuk
mempertemukan kembali Sidang Raya Sinode setelah sepuluh tahun terpisah.
8 – 30 Mei 2000, di berbagai tempat di Papua
Barat. Pelatihan dan fasilitasi 400 dari 460 pendeta-pendeta
Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Irian Jaya. Pertanyaan yang diajukan
adalah : “Bagaimana gereja menanggapi isu-isu yang lahir dari
aspirasi-aspirasi untuk kemerdekaan dan otonomi?” Proses ini mengembangkan
suatu konsep untuk pekerjaan berikutnya dan akan diikuti dengan pelatihan
intensif bagi fasilitator-fasilitator GKI yang akan diadakan akhir tahun
ini.
1 – 6 Maret 2000 di Yogyakarta, Jawa.
Pelatihan Pemberdayaan untuk Rekonsiliasi selama lima hari. Kelompok
ini meliputi kelompok Kristiani, Konfusianisme, Hindu, dan Islam. Ini adalah
lokakarya dasar bagi mereka yang ingin bekerja dengan komunitas
rekonsiliasi. Para co-pelatih adalah Duane Ruth-Heffelbower dari PSPP dan
Bill O’Brien dari Asosiasi Bell Mitra di Birmingham, Alabama dibantu oleh
staf PSPP dan TIRA (Team Independen Rekonsiliasi Ambon)
26 – 28 Febuari 2000 di Yogyakarta, Jawa.Pelatihan lanjutan mengenai Mediasi. Ini merupakan lokakarya selama tiga hari bagi anggota Tim Independen untuk Rekonsiliasi Ambon (TIRA). Tim ini baru kembali dari kunjungannya yang pertama ke Ambon, kota terbesar di Kepulauan Maluku. Sepanjang tahun lalu, Ambon telah diguncang oleh pertikaian berdarah antara kaum Kristiani dan kaum Muslim. TIRA merupakan kelompok antar religius yang terdiri dari orang-orang Muslim dan Kristen yang
berdedikasi dalam menawarkan alternatif-alternatif penyelesaian tanpa kekerasan kepada penduduk di Ambon. Kegiatan ini disponsori oleh Universitas
Kristen Duta Wacana, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Indonesia di Yogyakarta. Seminar dan pelatihan ini didesain untuk mencari tahu permasalahan dan untuk mengembangkan suatu rencana dimana mereka
terlibat dalam fase selanjutnya. Craig Arendse dari Afrika Selatan telah memimpin pelatihan. Duane Ruth-Heffelbower dari PSPP berperan dalam konsultasi/pelatihan/dukungan yang terus-menerus bagi tim ini. Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan Plowshares Institute dan staf PSPP.
23 – 25 Febuari 2000 di Yogyakarta.Pelatihan Pelatih Menghadapi Transformasi Konflik dalam Komunitas.
Pelatihan ini diadakan bagi mereka yang sebelumnya telah mengikuti
Pemberdayaan untuk Rekonsiliasi. Tujuannya adalah mempersiapkan peserta
untuk dapat mengadakan pelatihan Pemberdayaan di lingkungan mereka sendiri,
sekaligus mengembangkan keahlian mereka. Bob dan Alice Evans dari
Plowshares Institute di A.S. memimpin pelatihan dengan bantuan Craig Arendse
dari Afrika Selatan dan didukung oleh staf PSPP.
25 Januari 2000 di Manokwari, Papua Barat (Irian
Jaya).Konflik dan Menciptakan Perdamaian Lintas Budaya. Kegiatan
ini adalah seminar setengah hari dipimpin oleh Duane Ruth-Heffelbower untuk
memperkenalkan konsep-konsep konflik antar budaya kepada warga fakultas
Universitas Cendrawasih dan kepada pemimpin-pemimpin organisasi-organisasi
non-pemerintah yang ada di daerah tersebut. Fokus dari seminar ini adalah
aplikasi konsep-konsep kekerasan antar etnik.
17 – 19 Desember 1999 di Bandungan, Jawa
Tengah.Kursus Resolusi Bagi Generasi Muda. Kegiatan ini
merupakan pelatihan bagi para aktivis muda warga universitas dan SMA yang
berasal dari Solo yang telah dilanda kerusuhan. Kursus ini disponsori oleh
Forum Salatiga.
19 – 20 November 1999 di Salatiga, Jawa
Tengah. Pelatihan bagi staf nasional yang berasal dari Indonesia dan Filipina maupun mitra-mitra dari Christian Reformed World Relief Committee. Pelatihan berjudul : “Konflik dan Menciptakan Perdamaian Lintas Budaya.”
Pelatihan ini dipimpin oleh Duane Ruth-Heffelbower dan Henry Hamonangan Sitohang dari PSPP.